Kuli Bangsa Roma DipulihkanKembali Di Bawah Kota London

Kehebatan akan cerita dan sejarah bangsa Roma atau dikenal dengan istilah Romawi (Roman Empire) memang selalu menarik untuk dikaji para pecinta seni perang, sejarah, kebudayaan dan sosial. Banyak penemuan artefak yang semakin menunjukkan keberadaan dan cerita tentang bangsa Roma. Di Inggris, jauh di bawah kota London, sebuah kuil Roma telah diperbaiki kembali untuk kemudian dibuka untuk umum.

Diperbaiki di Tempat Asalnya

Sebuah kuil Romawi telah diperbaiki kembali di tempat asalnya yakni berada pada tujuh meter di bawah Kota London dengan menggunakan semacam suara, lampu dan kabut untuk menghidupkan kembali nuansa kehancuran kuil Romawi tersebut. Ini akan menjadi pengalaman wisata sejarah yang sangat mengangumkan dan mengesankan bagi para wisatawan yang berkunjung di dalamnya.

Dibangun pada abad ketiga, London Mithraeum ditemukan secara kebetulan pada tahun 1954 di lokasi bom Perang Dunia II.Otomatis, penemuan ini menjadi sensasi publik secara cepat dan telah berhasil menarik lebih dari 30.000 orang per hari mengantri untuk melihatnya.Memang ini sangat menakjubkan. Bagaimana tidak, kuil ke dewa Mithras dibongkar dan dipasang kembali sejauh 100 meter dari lokasi aslinya sehingga masyarakat bisa melihatnya saat pembangunan kembali pasca perang.

Tapi sekarang reruntuhan telah dipindahkan kembali dan dipulihkan atau diperbaiki kembali serta ditempatkan di tempat semula, jauh di bawah markas orang-orang Eropa, Bloomberg oleh Bank of England. Setidaknya, ini memperlihatkan tentang fakta dan sejarah kota London di zaman dulu serta kaitannya dengan bangsa Romawi.

“London adalah kota Romawi, dan ada sedikit jejak masa lalunya yang bisa dialami (dilihat) oleh orang-orang yang dapat meraihnya secara langsung,” kata Sophie Jackson, konsultan arkeologi utama proyek ini.  Sedangkan menurut pendapat lain, “Ini benar-benar salah satu penemuan terpenting di London, jika tidak di Inggris, di abad ke-20,” kata Jackson, dari tim Museum Arkeologi London.

Gambaran yang Senyata Mungkin

Situs ini ditempat di ruangan yang cukup gelap dan dilengkapi dengan soundscape audio yang mengungkapkan beberapa suara dan obrolan Latin yang bisa dilakukan pengunjung ke kuil saat anggota pemuja Mithras memanjakan diri dalam berpesta, minum dan berkorban.Lembaran cahaya dari atas, mengiris ruangan yang berkabut, melengkapi dinding kuil, seperti aslinya.

Mithras adalah dewa Romawi yang sering direpresentasikan dengan membunuh seekor banteng, meskipun diyakini secara luas bahwa figur tersebut berasal dari dewa matahari Persia.Kultusnya adalah laki-laki, dan Mithraeum adalah tempat bagi anggota untuk terikat dengannya.Artinya, ada kaitan erat dengan keberadaan Dewa Romawi, Mithras dan para penduduk setempat saat itu.

Kuil ini dibangun di sebelah Sungai Walbrook, sungai yang sekarang mengalir melalui Kota London.Beruntungnya, lapisan tanah yang basah turut serta membantu melestarikan kekayaan artefak tersebut.Menariknya, sebelum HQ Bloomberg baru dibangun, penggalian enam bulan yang dilakukan telah memperlihatkan kumpulan arkeologi Romawi terbesar yang pernah digali di London.

Penggalian itu menghasilkan lebih dari 15.000 benda termasuk perhiasan, sepatu, tulang binatang dan tembikar, dan bros yang menjelaskan asal asal London, apa yang mereka makan dan bagaimana mereka tinggal. Penggalian ini juga memperlihatkan sebuah tablet kayu yang diketahui dibuat dari tanggal 8 Januari 57 M – dokumen tulisan tangan paling awal dari Inggris.

Bagi warga London dan Inggris termasuk siapa saja yang mencinta wisata sejarah dengan suasana yang lebih nyata, London Mithraeum ini memang menawarkan sesuatu yang sangat luar biasa untuk dilihat, didengar dan dirasakan oleh setiap wisatawan.Tidak mengherankan jika kuil ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan dari Inggris dan negara lainnya.